Skip to main content

Posts

Keteguhan Pram

Pram, adalah gelombang yang membawa sisa-sisa keberanian bangsa Indonesia ke dalam konflik batin-fisik yang lebih melelahkan. Membela kemerdekaan indonesia, jelaslah siapa musuh dan kawan. Tetapi membela ideologi kebebasan menulis dan berpendapat di negara yang sudah merdeka, alangkah repot dan menyedihkannya. Pram hidup dalam bayangan ketakutan, tetapi ketakutan itu diubah menjadi keberanian menentang setiap rongrongan dari kekuatan resmi: negara.
Banyak yang menyetujui bahwa jalan hidup Pram disebut Pramis: sebuah gaya, pikiran, dan tindakan yang dilakukan selama dia masih hidup. Karena kehidupan Pram sendiri adalah sebuah elegi, roman, ditambah kisah suram, terkait berkawan dan berkhianat, tentang keteguhan dan ketersungkuran. Sehingga buku-buku yang ia karang tampaknya tidak jauh menggambarkan kehidupannya sendiri. Lagi pula ukuran ideologi Pramis tidak saja di buku-buku ciptaannya, tetapi terlebih pada bagaimana ia hidup. Seumpama nabi, Pram memiliki kualitas untuk diikuti setia…

Ketidaksempurnaan Kesempurnaan

segala sesuatu yang kita anggap sempurna mengandung ketidaksempurnaan.
Manusia selalu memandang rumput tetangga lebih hijau. Bukanlah suatu hal yang aneh jika ada orang lain yang mengagumi kehidupan manusia lainnya, memuji, dan ingin sekali hidup seperti orang lain. Beberapa lainnya menyadari bahwa pikiran seperti itu hanyalah ilusi, tetapi kesadaran ini tidak bertahan lama. Suatu saat ketika ia tertimpa kesusahan, pikirannya akan langsung melihat kehidupan orang lain dan merasa ingin menggantikannya. Bahkan, kita sering pula merasa putus asa, menganggap tuhan tidak adil, dan merasa menjadi manusia paling tidak beruntung di dunia ini.
Manusia adalah makhluk yang tidak sempurna, tetapi kita sering memandang ada orang lain yang memiliki kehidupan sempurna. Banyak cara kita untuk menuding orang sempurna, mulai dari kekayaan yang tak terhitung, kepandaian yang tak terukur, kreatifitas dalam seni dan budaya yang tidak ada batasnya, hingga gelar dan jabatan yang kepalang tinggi sampai kita …

Her

Sesuatu yang berhubungan dengan orang lain mengharuskan kita menunggu. Karena kita tidak bisa menjamin kebahagiaan orang lain jika tidak benar-benar mempersiapkannya. Demikianlah, setelah merencanakannya sepanjang hidup, akhirnya ibuku menyematkan cincin ajaib ke tangan gadis cantik itu. Gadis yang sabar menunggu –bahkan terus mendukung dan tidak mengganggu dengan urusan-urusan yang tidak penting bagi kebanyakan lelaki.

Ia adalah sosok yang kuingin selalu dekat. Tipe perempuan yang kudambakan sejak kumengenal dengan serius beberapa perempuan sepanjang perjalanan. Sudah sering kunyatakan pada diriku sendiri, bahwa perempuan terbaik adalah yang tidak mudah marah dengan senyuman manis setiap bertemu. Mungkin karena kekuatan pikiran atau kebetulan atau kuasa tuhan, kami dipertemukan dengan cara yang tidak dapat kupercaya. 
Jika banyak kawan yang bingung merawat perempuannya yang cemberut dan ngambek karena tidak memberi kabar, maka gadisku ini penuh kesabaran. Atau lebih tepat, dia…

Segala Hal Permukaan

Moana lahir di sebuah pulau yang dikelilingi oleh lautan. Sebagai anak perempuan berusia lima tahunan, Moana malah berbinar ketika salah satu tetua kampungnya menceritakan tentang monster lautan. Sebuah kisah ibu bumi yang membuat anak-anak seusianya pingsan atau menangis ketakutan. Sebagai sosok yang berbeda, kita akan langsung tahu bahwa ‘dialah bintangnya’. Meskipun tampak klise dan tertebak, namun percayalah bahwa di pertengahan hingga akhir kisah, Moana tidak pernah bertindak membosankan.
Perbedaan Moana dibandingkan anak-anak lainnya di Kepulauan Polynesia itu adalah: dia bandel. Kebandelan semacam ini biasanya diasosiasikan dengan kenakalan yang tidak bertanggung jawab. Kita lebih suka dengan anak yang penurut dan bisa diandalkan. Apalagi perempuan, kita menginginkan mereka bertindak manis, lembut, gemulai, murah senyum, taat, baik hati, dan pandai menabung. Perempuan yang bertindak sebagaimana Moana akan dicap sebagai perempuan urakan, lalu kita menciptakan berbagai kata buru…

Sejarah Pemikiran

Manusia adalah hewan yang berfikir. Kemampuannya berfikir membuatnya berbeda dibandingkan dengan hewan. Karena itu penting bagi manusia untuk memikirkan sebab dan akibatnya sebelum bertindak. Di masa modern ini diketahui banyak hewan yang memilki kemampuan menggunakannya otaknya meskipun jangka pendek. Penggunaan otak yang terbatas ini tidak mampu mengidentifikasi persoalan, menganalisis, dan membuat kesimpulan. Sehingga hewan tidak akan pernah mampu mengungguli manusia sampai kapanpun.
Kemampuan berfikir manusia yang kompleks inilah yang membuatnya membuat peradaban. Ada beberapa masa di mana manusia hanya memikirkan makanan karena dunia tidak memungkinkan berfikir lainnya. Karena itu kita mengenal beberapa periodesasi pemikiran yang pernah dimiliki manusia. Ada periode prasejarah, yang merupakan tahapan pengenalan makhluk yang diperkirakan sebagai manusia. Kemudian di tahun 4000-an sebelum masehi kita mulai berkenalan dengan sejarah Adam, hingga masa pemikiran klasik pada tahun 600 s…

Tujuh Tradisi Ilmu Komunikasi

Sebagai ilmu yang lahir belakangan, mempelajari komunikasi sebagai sebuah ilmu membutuhkan pijakan yang kuat. Pijakan ini penting untuk memperjelas posisi ilmuwan ketika melakukan analisis komunikasi yang saat ini tengah pesat dipelajari. Karena peneliti pemula selalu dibingungkan dengan pertanyaan ‘letak komunikasinya dimana?’ ketika ia mengajukan obyek penelitian baru. Sehingga terjadi bias di beberapa keilmuan: sosiologi, psikologi, filsafat, antropologi, bahkan ilmu kesehatan dan kebudayaan. Merumuskan hal-hal yang bisa digolongkan dalam keilmuan komunikasi sebenarnya agak mudah. Kita bisa melihatnya dari unsur-unsur yang terlibat dalam proses komunikasi : komunikator, pesan, media, komunikan, dan efek. Lima unsur itu sangat lekat hubungannya dengan model komunikasi Harold D Lasswell (1902-1978): who, ways what, in which channel, to whom, with what effect. Maksud Lasswell dengan membuat pertanyaan itu adalah untuk memudahkan orang mengetahui apa itu komunikasi. Jika diperhatikan, Il…