Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2016

Tuhan*

Orang-orang yang gelisah, pada suatu saat akan mempertanyakan keberadaan tuhan. Orang-orang yang selama hidupnya dirundung masalah, suatu ketika akan lelah dan mempertanyakan keadilan tuhan. Santri dan mahasiswa filsafat, suatu saat akan dihadapkan pada pemikiran-pemikiran tentang keberadaan tuhan. Dan orang yang masih hidup di dunia ini, bagaimanapun caranya, akan memikirkan bagaimana, apa, dan seperti apa, wujud tuhan yang katanya telah menciptakan dunia ini –dari ketiadaan, atau dari dirinya sendiri.
Tuhan bersemayam dalam Arsy, kata guruku ketika mengaji kitab tauhid. Tetapi pelajaran tauhid ketika itu, hanya membahas tentang kepercayaan mutlak kepada tuhan dengan menghafalkan sifat wajib, sifat muhal (tidak mungkin), dan sifat jaiz (mungkin) bagi tuhan. Memang pelajaran tauhid harus disesuaikan dengan tingkat usia dan pemahamannya, namun selama perjalanan di kebanyakan pondok pesantren, mempelajari ketauhidan terhadap tuhan dipandang sebelah mata karena dianggap bias ke arah ath…

Metamorfosis Tuhan

Judul : Sejarah Tuhan ( Kisah 4.000 Tahun Pencarian Tuhan dalam Agama-Agama Manusia )  Penulis :Karen Armstrong
Penerbit :Mizan  Tahun Terbit : November - 2011 Jumlah Halaman : 676
Membaca buku yang bagus akan membuat kita bertualang dalam dunia yang penuh dengan energi kekaguman. Apalagi, buku tersebut menceritakan tentang diri kita sendiri, tentang suatu hal yang sebenarnya kita percayai, tapi kita tidak sungguh-sungguh mengetahui sejarah kepercayaan itu sendiri. Dan buku ajaib berjudul The History of God (Sejarah Tuhan) ini haruslah dimasukkan dalam list buku wajib baca sebelum mati. Di buku ini kita akan melihat diri sendiri dan jejak-jejak pencarian yang telah dilakukan manusia sejak Adam diciptakan. Bahwa tuhan adalah sosok yang kita percaya mati-matian dan telah ditanamkan oleh orang tua kita sejak bayi –namun terkadang kita butuh keraguan untuk membuat otak dan perasaan kita tetap sadar akan sebuah pilihan.
Sebagai mus…

Panduan Mendaki Semeru

Aku tidak perlu panjang lebar menjelaskan bahwa Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di dunia (ups). Menulis tips yang bertele-tela juga bukan merupakan keahlianku selama ini, karena esai lebih menarik dan khas dari pada tips yang biasanya digunakan oleh blogger yang mengeruk keuntungan dari blog mereka. Namun, menulis Semeru adalah pengecualian karena Semeru selalu aktual dan menarik. Masing-masing orang punya pengalaman yang berbeda ketika mendaki di sana.
Dari Kota Batu, aku menuju ke Semeru menggunakan kendaraan sendiri hingga Ranupane. Ranupane adalah desa terakhir yang bisa ditempuh menggunakan kendaraan dengan ketinggian 2.100 mdpl. Di sinilah letak seluruh permulaan pendakian Semeru. Bagi orang yang berniat ke Ranupane dari Tumpang menggunakan kendaraan umum, bisa membacanya di blog-blog yang lebih berpengalaman di google. Karena aku juga berkeinginan mencoba mobil Fiat 124 milikku menanjak ke Ranupane sehingga saya meluncur ke sana sendirian.
Persiapan Pendaftaran
Pertama yan…

Mudah Murah Menakhlukkan Semeru

Untuk menakhlukkan Mahameru kita membutuhkan waktu minimal 4 hari ukuran orang normal. Mengetahui jumlah hari pendakian sangat penting untuk mengalkulasi kebutuhan minimal yang dibutuhkan, baik ukuran peralatan maupun perbekalan yang harus di bawa. Jika kita profesional dan hanya membutuhkan waktu 1 hari untuk sampai ke Mahameru, maka perbekalan yang disiapkan semakin sedikit, meskipun tidak menutup kemungkinan peralatan yang dibawa tetap sama beratnya. Estimasi perjalanan menakhlukkan Mahameru :
Hari Waktu Perjalanan I 06.00 – 09.00 Tumpang – Ranupane 09.00 – 11.00 Briefing dan pendaftaran di Pos Ranupane 11.00 – 18.00 Ranupane – Ranukumbolo 18.00 – 06.00 Istirahat II 06.00 – 10.00