Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2014

Invisible Hand

Setiap orang memiliki masa dimana dirinya merasa bahwa kehidupannya telah berakhir. Nasib mempecundanginya seperti teman sebangku yang jahat, atau takdir membawanya kepada jalan menurun yang tidak ada harapan untuk menanjak. Dalam masa itu, tiba-tiba ada sebuah tangan-tangan gaib (invisible hands) yang mengangkatmu pelan-pelan, memberimu pegangan, memberimu kekuatan untuk bernafas lalu meredakan setiap rintangan yang membelenggu. Jika benar itu ada, maka tentunya orang tersebut tidak akan melupakan invisible hands tersebut.
Bagiku, invisible hands ini adalah lembaga pendidikan yang pertama-tama memberikan inspirasi bahwa pendidikan adalah hal yang utama. Lembaga ini, kita biasa menyebutnya dengan MA Roudlotul Mutaabbidin, yang telah membentukku sedemikian rupa, dari lempengan besi menjadi bola pingpong. Kenapa lempengan besi bisa bermetamorfosis menjadi bola pingpong?
Ketika aku masih kelas tiga (sekarang kelas XII) di Madrasah Aliyah yang bersahaja itu, aku pernah memberikan materi …