Skip to main content

Ebook Alan Greenspan



Alan Greenspan lahir pada tahun 1926 di Manhattan bagian West Side. Merupakan anak tunggal dari pasangan Herbert dan Rose, yang merupakan imigran Yahudi pada Perang Dunia I. Herbert dan Rose kemudian bercerai dan Alan kecil dibesarkan oleh Rose yang bekerja sebagai wiraniaga di toko furniture Ludwig-Bauman.
Alan merupakan tokoh Kapitalis modern yang turut mengembangkan ekonometrik. Thowsand-Greenspand merupakan firma yang didirikan untuk memberikan data-data statistik ekonomi bagi perusahaan di Amerika pada zaman Industrialisasi. Alan mampu menghimpun data-data produksi dan kebutuhan baja sebagai komponen industrialisasi.
Alan kemudian menjadi bagian dari partai Republik, dan lebih senang menyebut dirinya sebagai Republik Libertarian. Sebagai ketua The Federal Reserve, yang merupakan Lembaga Federal yang mengendalikan Invlasi dan Nilai tukar, Alan banyak menuai kontroversi. Kebijakannya menurunkan suku bunga The Fed sebagai acuan fundamental perekonomian Amerika, belakangan dinilai sebagai salah satu penyebab krisis global yang terjadi pada tahun 2008.
Dalam bukunya yang ditulis dengan sangat Hypno-Read, Abad Prahara, Alan menceritakan perjakanan hidupnya dari kecil, mulai dari menjadi musisi sampai pensiun dari The Fed. Ronald Reagen, Goerge W Bush, Bill Clinton, dan Gorge Bush merupakan Presiden Amerika yang terus mempertahankan Alan sebagai Ketua The Fed.
Dalam Abad Prahara, Alan menceritakan tentang berbagai masa krisis yang dialami Amerika Serikat. Alan merupakan tokoh kapitalis yang dengan penuh keyakinan menganut doktrin pasar bebas, sebagaimana dimaksudkan Adam Smith. Kapitalisme dan Sosialisme yang terus menjadi perdebatan sampai hari ini.
Dari ulasan dalam Abad Prahara, Alan mampu menetralisir negativisme kapitalisme, dan mampu mepertemukan Kapitalisme dan Sosilisme dalam suatu tataran praksis, diaman kepastian hukum menjadi syarat mutlak dalam mencapai suatu tujuan. Property Right, hak memiliki properti merupakan hal mutlak yang harus dijamin oleh negara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yang pada akhirnya dapat menciptakan kesejahteraan rakyat, sebagaimana dirumuskan dalam berbagai konsep-konsep atau teory-teory yang ada
  • Judul :  Sosok dibalik gejolak ekonomi dunia
  • Penerbit :Ufuk Press
  • Penulis : Bob Woodward
  • Bahasa : Indonesia
  • Jumlah Halaman :344
  • Tanggal Publikasi : Maret - 2008


Comments

Popular posts from this blog

Ebook Di Bawah Bendera Revolusi Gratis

Buku berjudul "Dibawah Bendera Revolusi" merupakan buah ide, pikiran dan karangan yang ditulis langsung oleh Sukarno dimasa pra kemerdekaan baik di pengasingan atau penjara dan setelah kemerdekaan. Buku ini diterbitkan tahun 1964. Ini adalah sekapur sirih yang dikutip dari buku Di Bawah Bendera Revolusi oleh Ir. Soekarno.
"Buku “DIBAWAH BENDERA REVOLUSI” ini dipersembahkan kepada rakjat Indonesia dengan maksud djanganlah hendaknja hanja sekedar untuk penghias lemari buku, akan tetapi dengan penuh tjinta dan sadar mempeladjarinja setjara ilmiah betapa pasangsurutnja pergerakan kemerdekaan dizaman pendjadjahan.

Persatuan bangsa,--persatuan antara golongan-golongan Nasional, Agama, dan Marxis, atau lebih terkenal dengan istilah NASAKOM sekarang ini, pada hakekatnja bukan “barang baru” dalam rangka perdjoangan rakjat Indonesia jang dipelopori oleh Bung Karno. 

Dengan meneliti buku ini setjara ilmiah, akan lebih memperdjelas pengertian bahwa Revolusi Agustus 1945 j…

Global Paradox ; small is power

Mengapa buku-buku Naisbitt menjadi fenomenal? Sebelum kita membahasa lebig lanjut tentang Megatrend dan Global Paradox, sebaiknya kita mengenal dahulu bagaimana bigrafi dari John Naisbitt. Biografi John Naisbitt (lahir 15 Januari 1929 di Salt Lake City, Utah) adalah seorang penulis Amerika dan pembicara publik di bidang studi berjangka. Megatrends pertama bukunya diterbitkan pada tahun 1982. Ini adalah hasil dari hampir sepuluh tahun penelitian. Itu di daftar buku terlaris NewYork Times selama dua tahun, kebanyakan sebagai # 1. Megatrends diterbitkan di 57 negara dan terjual lebih dari 14 juta eksemplar. John Naisbitt belajar di Universitas Harvard, Cornell dan Utah. Dia mendapatkan pengalaman bisnis ketika bekerja untuk IBM dan Eastman Kodak. Dalam dunia politik, ia menjadi asisten Komisaris Pendidikan di bawah Presiden John F. Kennedy dan menjabat sebagai asisten khusus untuk Departemen Pendidikan Sekretaris John Gardner selama pemerintahan Johnson. Dia meninggalkan Washington di tahu…

Filosofi Diam

Kita berjalan di atas catwalk bersama-sama sambil memainkan peran masing-masing, lalu kita menyebutnya hidup. Seseorang terlihat bahagia, seseorag terlihat sedih, dan seseorang terlihat cuek dengan hidupnya. Namun sejatinya mereka semua adalah “terlihat”, bagaimana kejadian yang sebenarnya hanyalah dia, sahabatnya, dan Allah yang tahu. Kita bahkan lebih sering memberikan kesan bahagia kepada orang lain dari pada kesan bahagia terhadap diri kita sendiri. Ini adalah kebutuhan manusia untuk diaggap sukses, yang kemudian mereka berharap dengan anggapan itu, mereka akan lebih di hormati, diperhatikan, dan ditaati. Semua itu merupakan upaya untuk menyembunyikan diri dari orang lain, dan tidak jarang, kita juga mencoba menyembunyika diri kita dari diri sendiri, upaya ini disebut sebagai diam.
Teman saya –biasa saya panggil Ny Robinson- adalah salah orang yang saya hormati. Dia memiliki kehidupannya sendiri dan seringkali membuatku tercekik, tersenyum, bersedih, bahagia, dan juga merasa aneh…